Topografi Jawa Timur

Topografi Jawa Timur yang mendeskripsikan potensi alam maupun potensi daerah di wilayah Jawa Timur :


Topografi Jawa Timur

Dilihat dari kondisi geografis maupun potensi sumber daya alamnya, Jawa Timur terbagi menjadi beberapa wilayah yang terdiri atas :

  1. Bagian Utara dan Pulau Madura merupakan daerah yang relatif subur. Potensi yang menonjol adalah perikanan, perdagangan, penunjang industri dan industri kimia.

  2. Bagian Tengah merupakan daerah yang relatif subur, dimana infrastrukturnya sudah tertata dengan baik sehingga menunjang hampir semua kegiatan pemerintahan dan masyarakat.

  3. Bagian Selatan dan Barat memiliki potensi tambang yang cukup besar dan potensi pariwisata yang belum tergarap dengan baik. Bagian terbesar dari struktur ekonominya adalah industri dan pertanian.

  4. Bagian Timur masih didominasi oleh pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan pariwisata karena posisinya sebagai penghubung Pulau Bali dan Indonesia Bagian Timur. Industri dan perdagangan potensial untuk dikembangkan.


Mata Pencarian Pendududk Jawa Timur

Sedangkan dilihat dari pembagian struktur wilayahnya, Jawa Timur terbagi atas :

1. Kabupaten : 29 Kabupaten
2. Kota : 9 Kota
3 Kecamatan : 664 Kecamatan
4. Desa/Kelurahan : 8.497 Desa/Kelurahan
5 Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) :
 
  1. Bakorwil I, berkedudukan di Madiun, dengan wilayah kerja meliputi :
    - Kabupaten : Madiun, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Nganjuk, Ngawi, Magetan;
    - Kota : Blitar, Madiun.
  2. Bakorwil II, berkedudukan di Bojonegoro, dengan wilayah kerja meliputi :
    - Kabupaten : Bojonegoro, Kediri, Mojokerto, Jombang, Lamongan, Tuban;
    - Kota : Kediri, Mojokerto.
  3. Bakorwil III, berkedudukan di Malang, dengan wilayah kerja meliputi :
    - Kabupaten : Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Probolinggo;
    - Kota : Malang, Pasuruan, Probolinggo, Batu.
  4. Bakorwil IV, berkedudukan di Pamekasan, dengan wilayah kerja meliputi :
    - Kabupaten : Pamekasan, Sidoarjo, Gresik, Bangkalan, Sampang, Sumenep;
    - Kota : Surabaya.

Kepadatan penduduk Jawa Timur yang hingga tahun 2009 telah mencapai 795 jiwa/km2 (kepadatan penduduk ideal di Jawa Timur adalah 700 jiwa/ km2) menuntut untuk segera dilakukan upaya-upaya preventif maupun represif untuk mendapatkan penyelesaian. Salah satu upaya untuk menyeimbangkan penyebaran penduduk, pemerataan pembangunan wilayah serta meningkatkan taraf kesejahteraan, Pemerintah mendorong pelaksanaan mobilitas penduduk antar wilayah (transmigrasi) dan mengajak masyarakat untuk membangun daerah di luar Jawa. Penyelenggaraan transmigrasi bertujuan untuk :

  1. Mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan papan;
  2. Mendukung pengembangan energi alternatif di kawasan transmigrasi;
  3. Mendukung ketahanan nasional;
  4. Mendorong pemerataan penduduk;
  5. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan strategi pemerataan investasi daerah;
  6. Mengatasi kemiskinan dan pengangguran secara berkesinambungan;
  7. Meningkatkan keterpaduan program dan kerja penyelenggaraan transmigrasi dalam rangka mendukung pembangunan daerah.

Program transmigrasi juga bertujuan mewujudkan pusat pertumbuhan wilayah baru atau mendukung percepatan pertumbuhan wilayah yang telah ada atau yang mulai berkembang.

Bursa Transmigrasi Online
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur

Jl. Dukuh Menanggal No. 124-126, Surabaya